Minggu, 27 Maret 2016

OLIMPIADE BIOLOGI SMA/MA "BIO OLIMPIC" SE-JAWA

Pemahaman tentang kearifan lokal meliputi segala hal tentang alam, lingkungan dan manusia yang berada di dalamnya. Oleh klarena itu, diperlukan wadah untuk memperoleh kedua pemahaman tersebut. Sehingga harapannya muncul kesadaran diantara kita untuk memperbaiki alam terutama melalui nilai-nilai kearifan lokal.
Landasan tersebut mendasari Mahasiswa Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan olimpiade Biologi yang bertajuk BIOLIMPIC 2016. Event tahunan yang di gelar dalam rangkaian acara akbar Pekan Raya Biologi ini bertema “Kuperbaiki Alam Melalui Kearifan Lokal”.
Ketua Panitia Pekan Raya Biologi Tri Hardaka menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh pelajar tingkat SMA/SMK/MA atau yang sederajat baik negeri maupun swasta se- Jawa. “ Kurang lebih 450 peserta yang mendaftar dari 25 Kabupaten atau Kota dan terwakili 20 sekolah” ucap Tri.
Keseluruhan peserta mengikuti babak penyisihan yang dilaksanakan serentak di 27 Kota se-Jawa. Dari masing-masing wilayah akan terpilih peserta untuk masuk ke semifinal dan final yang dilaksanakan di fakultas Sains dan Teknologi, Kamis (24/3).
Dalam kompetisi ini di memperbutkan piala bergilir Kementerian Agama Republik Indonesia. Untuk juara I mendapat Tropi Gubernur DIY dan uang
Tri menambahkan, semoga kegiatan ini menjadi sumber perkembangan pengetahuan bagi generasi muda Indonesia untuk mengawal kelestarian alam raya kita. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai sarana meningkatkan kemampuan pelajar dalam memahami konsep Biologi.

Sumber : UIN SUKA

SILATURAHMI DIREKTORAT AFRIKA KE UIN SUKA

Yogyakarta-(23/03) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terima Kunjungan Silaturahmi dari Direktorat Afrika Kementerian Luar Negeri RI bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Pusat Administrasi Umum. Kunjungan disambut langsung oleh Wakil Rektor 3 Bidang Kelembagaan dan Kerjasama, Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, M.A., Direktur Pascasarjana, Prof. Noorhaidi Hasan, Ph.D, dan Kepala Biro AAKK, Drs. Maskul Haji, M.Pd.I. Adapun dari direktorat Afrika diwakili oleh Direktur Afrika Kemenlu RI, Lasro Simbolon dan Kasubdit Ekubang, Aris Munandar.
Silaturahmi ini bertujuan untuk membahas kerjasama antar lembaga terkait dalam bidang pendidikan. Lasro Simbolon menyampaikan bahwa seiring dengan meningkatnya perekonomian sub sahara terdapat tren peningkatan minat mahasiswa afrika untuk belajar diluar negeri khususnya di negara Indonesia. Selain itu sejumlah negara Afrika telah menyatakan keinginan untuk dapat bekerjasama dalam bentuk pendidikan baik dalam kerangka G-to-G maupun U-to-U. Selain itu kunjungan ini juga bermaksud untuk menjajaki dan memetakan Program studi apa saja yang bisa dibawa untuk bekerjasama.
Menanggapi hal tersebut, Ruhaini menyambut baik niat baik dari Direktorat Afrika. Kerja sama sangat mungkin dilaksanakan antar kedua lembaga terkait memajukan dunia pendidikan yang lebih maju, terutama nya untuk mengenalkan Islam sebagai ajaran yang Rahmatan Lil ‘alamin. UIN Sunan Kalijaga sudah banyak melakukan kerjasama serupa dengan berbagai negara seperti, German, Amerika, Iran, Arab Saudi, Malaysia dan Thailand. Sudah barang tentu besar kemungkinan diadakan kerjasama antara UIN Sunan Kalijaga dengan Negara Afrika dengan pembahasan MoU lebih lanjut.


Sumber :  UIN SUKA

Senin, 07 Maret 2016

UNIVERSITASKU

Saya Tegar mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,di kampus saya ada 9 fakultas,yaitu :
1.Fakultas adab
2.Fakultas dakwah dan komunikasi
3.Fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan
4.Fakultas syariah dan hukum
5,Fakultas usluhudin dan pemikiran islam
6.Fakultas sains dan teknologi
7.Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora
8.Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
9.Fakultas Pascasarjana








UIN Sunan Kalijaga Mewisuda 526 Orang Sarjana Baru

WISUDA UIN SUNAN KALIJAGA






Di tengah berbagai perubahan yang terjadi baik di lingkup internasional, regional, maupun nasional, UIN Sunan Kalijaga dituntut untuk terus berbenah diri agar tidak tertinggal. Berbagai perbaikan, perubahan, dan penyempurnaan baik menyangkut aspek peningkatan kualitas akademik maupun pemantapan manajemen terus dilakukan. UIN Sunan Kalijaga sudah mendapatkan akreditasi institusi dengan nilai "A" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). UIN Sunan Kalijaga juga sudahmemiliki sertifikat ISO 9001-2008 dari TUV Rheinland.
Saat ini, target UIN Sunan Kalijaga adalah mendapatkan pengakuan dan sertifikasi dari AUN(Asian Universities Networks)dalam rangka menujuWorld Class University(WCU),Sertifikasi ini sangat penting karena salah satuciri utama "universitas berkelas dunia" adalah sebagian besar jurusan/program studi yang ada di perguruan tinggi tersebut mendapatkan pengakuan secara internasional dan secara resmi terakreditasi oleh lembaga akreditasi perguruan tinggi tingkat internasional.
Untuk mencapai target tersebut, UIN Sunan Kalijaga menguatkan peran Lembaga Penjaminan Mutu(LPM) dan membentuk Satuan Pengawas Internal (SPI). Kedualembaga ini yang akan mengawal UIN Sunan Kalijaga menuju WCU.SPI merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi pengawasan bidang non akademik.Sedangkan LPM mengawal penjaminan dan peningkatan mutu akademik.Selain itu, UIN Sunan Kalijaga akan terus melakukan peningkatan sumber daya manusia (dosen, karyawan, dan Iaboran), sumber daya finansial, sarana prasarana perkuliahan, laboratorium, perpustakaan,pemanfaatan teknologi informasi, dan sebagainya.
Hal tersebut disampaikan oleh Pgs. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Machasin, M.A. dalam sambutan Wisuda UIN Sunan Kalijaga yang dilaksanakan pada 27 Februari 2016 di Gedung Multi Purpose. Jumlah wisudawan/wisudawati periode II Tahun Akademik 2015/2016, sebanyak 526 orang, dengan rincian sebagai berikut: 1 orang lulus D3, 473 orang lulus S-1, 41 orang lulus S2, dan 11 orang lulus S-3. Sampai dengan wisuda kali ini, jumlah lulusan atau alumni UIN Sunan Kalijaga adalah 49.680 orang, 486 orang diantaranya bergelar Doktor, dan 3.596 bergelar Magister. Para alumni tersebut telah tersebar di seluruh pelosok tanah air bahkan ada yang di manca negara dan menekuniberbagaimacamprofesi baik pemerintahan, swasta, maupun LembagaSwadaya Masyarakat (LSM). Kehadiran alumni baru yang pada hari inidiwisuda diharapkan dapat memperkuat jaringanalumni UIN Sunan Kalijaga dalam keikutsertaan mereka membangun negara dan memberdayakan masyarakat berdasarkan bekal ilmu, pengalaman, ketrampilan, akhlak mulia,dan sesuai profesi masing-masing.

Lebih lanjut Prof. Dr. H. Machasin menyampaikan bahwa tantangan wisudawan saat ini semakin berat dan menantang.Terhitung sejak 1 Januari 2016, Indonesia telah resmi memasuki era pasar bebas Asia Tenggara atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).Wisudawan kaliini adalah lulusan pertama UIN Sunan Kalijaga yang langsung berhadapan dengan MEA.Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerjaprofesional. Menurut riset yang dilakukanInternational Labour Organization (ILO)Permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41 % atau sekitar 14juta. Sementara permintaan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, dan permintaan tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta.

Tentu hal inimerupakanpeluang yang sangat menggembirakan,sebagai lulusan UIN Sunan Kalijaga memiliki kesempatan luas untuk bekerja tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di negara-negara ASEAN yang menjadi anggota MEA. Namun demikian, kondisi inijugamenjadi tantangan berat bagi lulusan yang jika tidak memiliki daya saing. Untuk dapat bersaing di dunia kerja profesional,para wisudawandituntut memiliki kompetensi yang mumpuni sesuai bidang yang ditekuni,juga harus memilikiskillpendukung, seperti penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, keahlian komputer, dan keterampilan komunikasi.

Untuk bekalpara alumni,UIN Sunan Kalijaga telah mengantisipasi tantangan tersebut melalui dua kebijakan. Pertama, UIN Sunan Kalijagamengadakan program pendidikan dan pelatihan bahasa Inggris dan bahasa Arab secara terpadu selama dua semester di Pusat Bahasa. Program ini wajib diikuti oleh semua mahasiswa. Kedua, UIN Sunan Kalijaga mengadakan program pendidikan dan pelatihan komputer.Semua mahasiswa yang akan ujian munaqasyah , terlebih dulu harus lulus tes TOEC(Test of English Competence),tes IKLA(IkhtibarKafa'ah.al-Luqhat al-(Arabiyah),dan ujianinformation-communication-technology(ICT) dengan skor minimal yang telah ditetapkan”, tutur Machasin.
UIN Sunan Kalijaga terus berkomitmen untuk mendorong paramahasiswa menekuni duniaentrepeneurship.Setiap tahun UIN SunanKalijaga mengirimkan ratusan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan magang diberbagai dunia usaha baik di Yogyakarta maupun di luar daerah. Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk membangun kulturentrepeneurshipdi kalangan mahasiswa. Dengan bekalskillentrepeneurship,kamiharapkanlulusan UIN Sunan Kalijaga memiliki kreativitas dan inovasi-inovasi dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru, tambah Machasin.

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama, Drs. H. Maskul Haji, M.Pd.I menyampaikan,Indeks PrestasiKomulatif(IPK): Sebagian besar Wisudawan/wati(60,46%)berada pada IPK. 3.01-3.50,(37,21%)Wisudawan/wati memperoleh IPK. 3.51-4.00(cumlaude),dan hanya(2,33%)yang mendapat IPK. 2.76- 3.00. Hasil ini adalah prestasi yang amat menggembirakan. Adapun lama Studi: Dari segi lama studi, paraWisudawarr/wati periodeinisebagian besar lulus pada 9 - 10 semester(69,56%),sedangkan sisanya lulus pada 7 - 8 semester(10,57%),11 - 12 semester(11,84%),dan 13 - 14 semester(8,03%).
4 Mahasiswa yang berhasil lulus dengan predikat terbaik dan tercepat pada wisuda periode kali ini yaitu: 1). Nani Kurniasih Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, dengan IPK 3,70 lama studi 3 tahun 3 bulan 21 hari, 2). Purnawanti, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Jurusan Ilmu Hukum, dengan IPK 3,82 lama studi 3 tahun 2 bulan 12 hari, 3). Galuh Candra Puspita Sari, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3,83 lama studi 3 tahun 3 bulan 10 hari. 4). Rizqa Fithri Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir dengan IPK 3,87 masa studi 3 tahun 3 bulan 31 hari.
Lebih lanjut Maskul Haji berpesan kepadasemuawisudawan-wisudawati agartetap menjalinkomunikasi dansilaturahimldengan almamater melalui organisasi IkatanAlumni UIN Sunan Kalijaga (IKASUKA).Manfaatkanlah IKASUKA sebagai wadah untuk melakukansharingberbagai persoalan dan pengalaman, baik suka maupun duka, yang Saudara hadapi di tengah masyarakat.Kami akan senantiasa membuka diri dan sedapat mungkin membantu berbagaikesulitan yang dihadapi”, pungkas Maskul Haji(Doni TW-Humas UIN Sunan Kalijaga).
 
 
Sumber :